Parenting

10 Cara Mudah Meningkatkan Kekebalan pada Anak

Orang tua mengerti bahwa melindungi anak-anak dari sakit adalah tugas yang hampir mustahil. Penting bagi orang tua untuk mengetahui cara meningkatkan kekebalan pada anak. Meskipun kita tidak dapat mencegah anak-anak kita jatuh sakit, kita dapat memastikan bahwa mereka tetap sehat dan bebas dari penyakit serius. Saat ini, sangat umum bagi anak-anak untuk mendapatkan pilek atau flu. Meskipun ini biasanya karena cuaca, kadang-kadang disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang lemah. Imunisasi adalah metode yang populer dan efektif untuk melindungi anak-anak dari penyakit dan membantu mereka menjalani kehidupan yang sehat. Namun, suntikan bukan satu-satunya pilihan. Ada banyak cara melalui mana sistem kekebalan tubuh anak dapat diperkuat dan artikel ini akan menjelaskan dengan tepat beberapa dari mereka.

10 Cara Mudah Meningkatkan Kekebalan pada Anak

Di bawah ini tercantum 10 cara teratas untuk meningkatkan kekebalan pada anak. Lihat mana yang paling cocok untuk Anda.

1. Menyusui Bayi Anda

ASI adalah cara yang bagus untuk meningkatkan dan meningkatkan kekebalan pada anak-anak, karena mengandung antibodi dan sel darah putih, yang keduanya meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu tubuh untuk melawan penyakit. ASI menjanjikan keamanan bagi anak terhadap penyakit seperti infeksi telinga, alergi, pilek, dan sebagainya. Selain itu, juga meningkatkan kekuatan otak bayi. Banyak dokter merekomendasikan bahwa ibu harus menyusui anak-anak mereka setidaknya untuk tahun pertama kehidupan mereka.

2. Tawarkan Berbagai Buah & Sayuran

Sertakan wortel, kacang-kacangan, jeruk dan stroberi dalam makanan anak Anda - ini bagus untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak dan mereka juga menyediakan banyak vitamin. Buah-buahan dan sayuran ini meningkatkan jumlah sel darah putih dan menyediakan semacam lapisan sel yang bertindak sebagai penghalang terhadap virus. Jika anak-anak Anda tidak makan buah dan sayuran, maka siapkan smoothie buah atau pai sayuran untuk dimakan. Membuat makanan yang menyenangkan juga persuasif: ajak anak-anak Anda untuk membantu Anda membuat salad buah atau hadiah makan yang enak dengan waktu bermain tambahan, buku baru atau stiker pada grafik.

Ada juga makanan lain yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, misalnya, yoghurt, kefir, walnut, dan daging tanpa lemak. Yoghurts dan kefir adalah probiotik, dan penelitian telah menemukan bahwa orang yang memasukkan yoghurt dalam makanan mereka mengurangi kemungkinan masuk angin, telinga dan infeksi tenggorokan sekitar 20%. Kacang kenari memiliki asam lemak omega yang membantu melawan penyakit dan daging tanpa lemak memiliki banyak seng yang membantu membuat sel-sel darah putih lebih kuat, jadi adalah ide yang baik untuk memberi anak-anak sekitar 250mg seng per hari, sedangkan orang dewasa membutuhkan dosis dua kali lipat.

3. Tidur Yang Cukup

Kurang tidur memiliki banyak kelemahan, salah satunya adalah meningkatnya kerentanan terhadap penyakit. Orang tua harus menetapkan waktu tidur siang khusus untuk anak mereka; bayi baru lahir membutuhkan hingga 18 jam tidur per hari dan balita membutuhkan sekitar 12 jam tidur. Ketika seorang anak terus tumbuh, waktu tidurnya memang turun, tetapi perawatan khusus perlu diambil untuk memastikan anak-anak kecil tidur setidaknya sekitar 8 jam.

4. Tingkatkan Waktu Latihan

Olahraga adalah cara yang bagus untuk menjaga diri Anda serta anak-anak Anda bebas dari penyakit. Jika Anda membawa anak-anak Anda ke kelas berenang mingguan, mereka akan mendapatkan jumlah latihan yang luar biasa sementara Anda dapat beristirahat selama satu jam yang tenang atau menyibukkan pekerjaan lain. Bahkan permainan kecil kriket atau baseball dengan keluarga sebelum makan malam adalah cara yang bagus untuk memompa anak-anak sebelum mereka berhasil dan juga kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga yang berkualitas. Olahraga berfungsi baik ketika orang tua mendorongnya, jadi Anda harus mengambil inisiatif untuk menjaganya tetap teratur dan anak-anak Anda akan segera mengambil kebiasaan itu.

5. Menetapkan Kebiasaan Kebersihan yang Baik

Jika Anda mengajari anak Anda tentang kebiasaan kebersihan yang baik, maka mereka akan mengingatnya selamanya. Kebersihan yang baik tidak menjanjikan sistem kekebalan yang lebih baik, tetapi itu mengurangi tekanan, yang memungkinkan sistem kekebalan tubuh untuk fokus pada ancaman yang lebih besar daripada berurusan dengan kuman sehari-hari. Jadilah panutan bagi anak Anda dan perhatikan terutama setelah mereka bermain di luar atau pulang setelah sekolah. Ajari mereka tentang menyikat gigi dua kali sehari, mencuci tangan setelah menggunakan kamar mandi dan sebelum makan, mengenakan pakaian bersih dan mandi secara teratur. Beri mereka sebotol kecil pembersih tangan sebagai cara untuk memberi mereka rasa tanggung jawab - mereka akan menggunakannya setiap saat!

6. Ciptakan Lingkungan Rumah yang Sehat

Merokok tidak hanya buruk bagi perokok; itu juga berbahaya bagi orang-orang di sekitar mereka. Jika Anda ingin anak Anda sehat dan bahagia, maka yang terbaik adalah berhenti merokok. Asap yang dilepaskan dari rokok membunuh dan mengiritasi sel-sel penting dalam tubuh kita. Bagi orang yang merasa sulit untuk berhenti merokok, pastikan bahwa merokok dilakukan di luar rumah dan jauh dari anak.

Elemen lain dapat menghambat terciptanya lingkungan rumah yang sehat. Banyak polusi dapat merembes ke rumah Anda dari jendela dan pintu. Juga, ada banyak udara beracun di sekitar kita. Anda juga harus berhati-hati terhadap hama di kebun. Semua ini dapat mempengaruhi sistem kekebalan lebih atau kurang.

7. Cintai Anak Anda dan Kurangi Stresnya

Meskipun ini terdengar seperti sesuatu yang jelas, sayangnya, ini adalah sesuatu yang diabaikan orang tua saat ini. Pastikan anak Anda merasa dicintai, dan bantu mereka mengatasi stres dan kecemasan yang disebabkan oleh kehidupan sehari-hari mereka yang terlalu terjadwal. Ini akan membantu mereka mendapat manfaat secara fisik dan psikologis. Jika mereka merasa lebih baik, kemungkinan sistem kekebalan tubuh mereka akan merespons lebih baik. Stres adalah salah satu faktor utama yang berkontribusi pada jatuhnya sistem kekebalan tubuh, jadi jangan mengabaikannya sebagai sesuatu yang tidak berarti bagi anak-anak. Penelitian sebenarnya menunjukkan bahwa tawa dan kesehatan memiliki korelasi positif; semakin banyak tertawa, semakin baik kesehatannya.

8. Demam Bukan Itu Buruk

Kebanyakan orang tidak tahu mengapa demam muncul begitu cepat, dan ketika ada kenaikan suhu anak, bendera merah melonjak di benak orang tua. Demam sebenarnya adalah respons tubuh terhadap suatu penyakit, tetapi bukan penyakit itu sendiri. Yang benar adalah bahwa suhu tinggi menunjukkan bahwa sistem kekebalan berfungsi dengan baik untuk menjaga tubuh tetap sehat. Namun, itu tidak berarti Anda harus membiarkan anak Anda menderita; bawa dia ke dokter bila perlu.

9. Hindari Antibiotik dan Vaksin Yang Tidak Perlu

Sementara antibiotik sangat penting dan membantu di dunia saat ini, orang-orang terlalu mengandalkan antibiotik. Ketika Anda berurusan dengan hal-hal ini, Anda harus ingat prinsipnya: sedikit melakukan banyak hal. Terlalu banyak antibiotik merusak sistem kekebalan tubuh dan tubuh mungkin mulai menolak obat itu sendiri. Hal yang sama berlaku untuk vaksinasi; terlalu banyak suntikan dapat memberi terlalu banyak tekanan pada sistem kekebalan tubuh. Sebagian besar suntikan diberikan ketika anak-anak masih sangat muda dan sistem mereka masih berkembang. Meskipun suntikan ini diperlukan, mereka dapat menghambat pertumbuhan sistem kekebalan tubuh.

10. Coba Beberapa Suplemen dan Herbal

Vitamin D dan seng sangat bagus untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ada begitu banyak herbal di luar sana, seperti elderberry dan astragalus, yang dapat bekerja luar biasa dalam menyembuhkan infeksi pernapasan. Namun, ingatlah untuk berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum membeli atau menggunakan sesuatu yang khusus.

Tonton videonya: Inilah Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh atau Sistem Imun Anak (September 2019).