Kehamilan

Apa yang Harus Diminum Saat Hamil - Pusat Anak Baru

Rata-rata wanita hamil membutuhkan setidaknya 2 liter air setiap hari. Jumlah ini dapat bervariasi sesuai lokasi geografis, kondisi lingkungan, berat badan, persyaratan pekerjaan, dan arahan yang diberikan oleh dokter. Air telah dikenal sebagai obat paling efektif untuk manajemen mual dan mual di pagi hari, yang mungkin merupakan gejala paling melumpuhkan dan umum dari trimester pertama kehamilan. Seorang wanita harus berbicara dengan dokter yang merawatnya tentang grafik diet yang tepat, agar dia dapat mengikuti selama kehamilan. Baca terus untuk mengetahui minuman apa yang harus dimiliki dan untuk dihindari saat Anda hamil.

Apa yang Diminum Saat Hamil

Ada berbagai macam minuman yang dapat diminum selama kehamilan, tetapi orang harus berkonsultasi dengan dokter. Dengan pengecualian beberapa minuman, kebanyakan jus dan air alami adalah bagian penting dari diet wanita hamil, dan harus ditanamkan sejak awal. Di bawah ini adalah daftar minuman terbaik untuk kehamilan:

1. Air

Selama kehamilan, air dapat dengan mudah menjadi salah satu pilihan terbaik untuk minum. Itu tidak mengandung rasa atau warna buatan; tidak memiliki kalori ekstra dan merupakan pilihan untuk hidrasi ulang. Orang dapat memvariasikan pilihan rasa dengan aditif alami seperti mentimun atau irisan lemon.

2. Susu

Susu adalah pilihan minuman yang sangat baik karena tidak hanya memuaskan dahaga sambil memberikan nutrisi, susu juga memberikan pasokan vitamin D dan Kalsium yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan sehat bayi yang belum lahir. Ini juga membantu memperkuat ibu untuk fase konsumsi energi kehamilan. Selain itu, ini juga membantu mengurangi risiko osteoporosis dan gangguan tulang lainnya yang cenderung dialami ibu hamil. Jika Anda berencana untuk menyusui bayi, Anda harus menjaga asupan ASI yang sehat.

3. Jus Buah dan Sayuran

Ketika datang ke apa yang harus diminum saat hamil, jus bisa menjadi pilihan yang baik. Jus adalah persediaan nutrisi dan hidrasi yang cepat dan menyegarkan selama kehamilan. Jus buah dan sayuran dapat membantu mengatasi mual, mual di pagi hari, dan kebutuhan nutrisi tubuh jika dikonsumsi dengan benar. Harus dipastikan bahwa jus organik dan segar harus dimasukkan dalam diet, untuk menghindari rasa dan pewarna buatan yang mungkin terbukti berbahaya atau alergi pada ibu.

  • Jus buah

Jus buah tidak hanya enak tetapi juga memberi Anda vitamin dan mineral penting. Anda hanya perlu menonton kandungan gula dalam minuman itu. Video berikut menunjukkan resep sehat untuk membuat jus dengan wiki dan apel:

  • Jus sayuran

Jus sayuran mungkin bukan pilihan yang sangat populer, tetapi tentu saja bisa menjadi yang terbaik. Mereka meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah dan mengobati penyakit pada saat yang sama dan memberi makan tubuh suplemen vitamin dan mineral harian yang diperlukan.

Salah satu resep cepat dan mudah adalah jus wortel. Blitz satu pon wortel yang sudah dikupas dan dicuci dengan beberapa tetes lemon. Selanjutnya tambahkan apel untuk rasa manis, dan miliki setiap pagi. Minuman ini diperkaya dengan vitamin A, B, E dan mineral seperti kalsium.

Video berikut dapat memberikan petunjuk tentang cara membuat jus sayuran yang sehat:

Catatan dan Tindakan Pencegahan

Apa yang diminum saat hamil sangat penting bagi wanita hamil. Beberapa catatan dan tindakan pencegahan dapat membantu Anda dengan kehamilan yang lancar. Sangat dianjurkan pada kehamilan untuk mengkonsumsi bahan-bahan organik, bergizi dan berkualitas tinggi untuk persiapan jus buah dan sayuran. Buah-buahan segar adalah mereka yang sedang musim (dan tidak kalengan / beku); sedangkan organik mengacu pada buah-buahan dan sayuran yang tumbuh di lingkungan yang sehat (tanpa pestisida atau bahan kimia lainnya).

Puasa jus harus dihindari selama kehamilan; itu dapat mengakibatkan kekurangan nutrisi penting yang sangat dibutuhkan dari kesehatan ibu dan anak. Menggunakan bahan-bahan alami seperti jahe dan madu dalam makanan terbukti bermanfaat untuk mual dan muntah setiap hari.

Tips Lebih Baik Menikmati Minuman Selama Kehamilan

Sulit untuk menahan diri dari beberapa minuman "tidak-sehat" dalam pertemuan sosial di mana semua orang tampaknya minum. Berikut adalah beberapa tips bermanfaat (yang tentunya membutuhkan sedikit imajinasi Anda dengan baik).

  • Gelas sampanye tidak hanya untuk minuman keras; Anda dapat minum jus apel atau cranberry dalam gelas mewah tanpa merasa aneh di pesta.
  • Anda dapat mengubah rasa jus buah Anda / minuman dengan mencampur rasa dan membuat margarita Anda sendiri (beberapa jus buah-buahan besar yang dapat dicampur untuk rasa khusus adalah jus apel, jus cranberry, nanas, air kelapa dan jus lainnya).
  • Anda juga bisa menambahkan perasan jeruk nipis / jus jeruk ke dalam jus cranberry Anda. Untuk mengurangi intensitas rasa, encerkan jus buah Anda dengan air soda (karena terlalu banyak gula melalui jus buah jelas tidak sehat).

Minuman yang Harus Dihindari Selama Kehamilan

Meskipun sebagian besar wanita sadar tentang asupan makanan mereka selama kehamilan, ada beberapa jenis minuman yang merupakan bagian dari rutinitas dan masyarakat kita sehari-hari, yang kita anggap tidak berbahaya. Tetapi pada kenyataannya mereka berpotensi membahayakan selama periode kehamilan. Ini termasuk yang berikut:

1. Beberapa Teh Herbal

Orang mungkin tidak mengaitkan kata berbahaya dengan teh herbal, tetapi kenyataannya adalah bahwa sebagian besar produk yang dipasarkan tidak diatur dan memiliki banyak efek stimulasi; karena itu yang terbaik adalah menghindari mereka selama kehamilan. Klik di sini untuk mempelajari seluruh daftar teh herbal yang aman dan tidak aman selama kehamilan.

2. Alkohol

Konsumsi alkohol selama kehamilan berbahaya tidak hanya bagi ibu tetapi juga bisa terbukti fatal bagi janin. Asupan alkohol telah dikaitkan dengan 'sindrom alkoholik janin', di mana bayi dilahirkan dengan gejala yang biasanya terjadi akibat konsumsi alkohol berlebihan. Selain itu, kemungkinan keguguran dan kelahiran mati juga meningkat pesat.

3. Minuman Energi

Minuman berenergi menyediakan sumber gula, kafein, dan energi instan dalam jumlah besar. Karena mereka belum diuji pada wanita hamil secara ekstensif, penggunaan minuman berenergi harus dihindari. Minuman berenergi kebanyakan sintetis dan mengandung gula dan kafein berlebihan, ini bukanlah sumber nutrisi yang ideal (atau bahkan energi) pada ibu hamil.

4. Kafein

Asupan 200 mg kafein per hari (yang setara dengan sekitar 12 ons kopi) berbahaya untuk kehamilan. Kafein cam menginduksi kontraksi uterus prematur, dispepsia, insomnia, palpitasi, aritmia, tukak lambung, dan regurgitasi lambung.

Pastikan untuk memperhitungkan kafein dalam minuman lain (seperti minuman berenergi, teh, minuman ringan, cokelat, dan bahkan es krim kopi)

Tonton videonya: #PROSES #KUCING MELAHIRKAN (April 2019).