Balita

Balita Sembelit - Pusat Anak Baru

Memiliki anak kecil bisa menyenangkan sekaligus menuntut. Suasana hati dan keinginan anak kecil dapat berubah setiap menit. Bahkan kegiatan dasar seperti pergi ke kamar mandi dapat menjadi tantangan bagi banyak orang tua. Beberapa balita mungkin pergi ke toilet setiap hari sedangkan yang lain mungkin tidak pergi selama satu, dua atau beberapa hari, sama sekali. Anda mungkin panik ketika anak Anda tidak pergi ke toilet; Namun, konstipasi pada balita sering tidak menjadi masalah karena biasanya disebabkan oleh kebiasaan makan atau mengabaikan keinginan untuk buang air besar.

Bagaimana Anda Bisa Memberitahu Jika Balita Sembelit?

Rata-rata waktu balita pergi ke kamar mandi adalah sekali sehari. Biasanya, balita dianggap mengalami konstipasi jika buang air besar kurang dari tiga kali seminggu dan jika tinja mereka sangat keras dan ada kesulitan untuk melewatinya. Selain itu, American Academy of Pediatrics mendefinisikan konstipasi pada anak-anak sebagai tinja besar, keras dan kering yang berhubungan dengan rasa sakit dan kekotoran atau kehadiran darah.

Anda tidak perlu khawatir jika anak Anda mengalami sembelit sesekali. Namun, jika gejala konstipasi pada anak Anda tetap selama dua minggu atau lebih dari itu, maka mereka mengalami konstipasi kronis. Dalam kasus seperti itu, Anda harus berkonsultasi dengan dokter anak Anda.

Dokter Anda mungkin meminta Anda mencatat frekuensi, dan konsistensi tinja balita Anda dan juga jika ada darah. Gejala lain yang mungkin menyertai sembelit balita adalah:

  • Nyeri di perut
  • Perut kembung
  • Perasaan mual
  • Nafsu makan menurun
  • Mudah tersinggung dan mudah marah
  • Anak menangis atau berteriak saat melewati tinja
  • Anak berusaha menghindari ke toilet
  • Kotoran atau pakaian kotor terjadi di sela-sela buang air besar

Penyebab Sembelit Balita

Balita Anda mungkin mengalami sembelit karena berbagai alasan. Beberapa yang umum dijelaskan di bawah ini:

Penyebab

Deskripsi

Diet dan dehidrasi

Pola makan yang kaya akan olahan, makanan cepat saji, dan permen serta serat yang buruk adalah penyebab umum sembelit pada banyak balita. Konstipasi juga dapat terjadi akibat tidak minum cukup cairan di siang hari.

Ganti makanan

Kotoran juga dapat terpengaruh ketika ada perubahan dalam diet, misalnya, selama transisi dari ASI ke susu sapi atau ketika Anda memperkenalkan makanan baru.

Memegangnya

Sembelit juga bisa diakibatkan oleh kebiasaan menahannya. Balita sering lebih tertarik bermain daripada pergi ke toilet. Beberapa anak mungkin merasa malu menggunakan toilet, terutama yang umum.

Takut akan rasa sakit dan tidak nyaman

Jika balita Anda memiliki riwayat sembelit dan buang air besar yang menyakitkan di masa lalu, maka mereka mungkin menghindari ke toilet karena takut tidak nyaman atau takut pergi ke kamar mandi akan menyakitkan.

Ubah dalam rutinitas normal

Beberapa balita mungkin menjadi sembelit ketika ada perubahan dalam rutinitas seperti pergi berlibur.

Ketidakaktifan fisik

Pergerakan makanan dalam saluran pencernaan dipromosikan dengan melakukan aktivitas fisik secara teratur dan balita yang kekurangan aktivitas fisik dapat mengalami konstipasi.

Penyakit

Sembelit dapat terjadi sebagai akibat dari perubahan nafsu makan yang disebabkan oleh infeksi perut atau penyakit lainnya.

Obat

Sembelit dapat terjadi karena beberapa obat atau suplemen seperti obat nyeri narkotika dan suplemen zat besi dosis tinggi.

Anomali fisik

Jarang, anomali fisik di usus, rektum atau anus dapat menyebabkan sembelit. Kemampuan anak untuk pergi ke toilet juga dipengaruhi oleh gangguan seperti cerebral palsy.

Cara Mengobati Sembelit Balita

1. Hindari Makanan Tertentu

Hindari memberi anak Anda terlalu banyak makanan yang memiliki efek mengikat seperti wortel, pisang, dan susu dalam jumlah besar termasuk yoghurt, susu, keju, dan es krim (jumlah susu yang memadai untuk balita adalah 2-3 porsi per hari) ).

2. Makan Lebih Banyak Serat

Tingkatkan asupan serat balita Anda. Beri mereka makanan yang kaya serat seperti sereal, buah-buahan dan sayuran, dan kerupuk gandum. Beri mereka setidaknya 2 porsi buah-buahan seperti prem, prem, aprikot, kismis, dll setiap hari. Setidaknya 3 porsi sayuran harus diberikan setiap hari. Gantikan roti putih dengan roti gandum.

3. Latihan

Tingkatkan aktivitas fisik anak Anda dengan mendorong mereka untuk merangkak, atau berjalan setiap hari. Ini meningkatkan sirkulasi darah ke semua organ. Pastikan anak Anda terlibat dalam semua jenis aktivitas fisik selama setidaknya 30 hingga 60 menit per hari. Olahraga meningkatkan pergerakan usus.

4. Tingkatkan Asupan Cairan

Untuk menghindari sembelit, tingkatkan asupan cairan anak Anda. Dorong mereka untuk minum air; Anda juga dapat menambahkan sekitar 4 ons (tidak lebih dari itu) jus apel atau pangkas ke dalam makanan mereka.

5. Pijat Perut

Berikan pijatan lembut ke perut bayi Anda juga bisa meredakan sembelit balita. Tonton video untuk mempelajari caranya:

6. Jangan Rush Potty Training

Jangan menekan anak Anda untuk dilatih menggunakan toilet karena ini bisa membuat mereka takut pergi ke toilet.

7. Memperbaiki Kebiasaan Usus

Dorong anak Anda untuk pergi ke toilet pada waktu-waktu biasa terutama setelah makan dan kapan pun ada keinginan untuk pergi. Minta mereka untuk duduk di toilet setidaknya selama 10 menit. Anda dapat menempatkan bangku kecil di bawah kaki anak Anda untuk bantuan. Jadikan menggunakan toilet pengalaman positif bagi anak Anda dengan memberi mereka hadiah dengan cerita atau stiker setiap kali mereka menggunakan toilet.

8. Diskusikan dengan Dokter

Anda dapat mendiskusikan berbagai pilihan perawatan dengan dokter anak Anda. Ia mungkin menyarankan beberapa pelunak tinja yang dijual bebas atau supositoria atau pencahar jika anak Anda mengalami sembelit parah. Menggunakan langkah-langkah perawatan ini terutama supositoria kadang-kadang baik-baik saja, tetapi sebaiknya tidak digunakan secara teratur. Selain itu, Anda harus selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakan supositoria pada anak Anda. Dalam kasus air mata, yang dikenal sebagai fisura anus berkembang di kulit dekat anus karena buang air besar yang sangat keras dan kering, sebutkan itu ke dokter Anda. Anda juga bisa mengoleskan lotion lidah buaya ke dalam air mata untuk penyembuhan cepat.

Tonton videonya: Tutorial Pijat Bayi - Mother&Baby (Januari 2020).

Загрузка...