Parenting

Kebersihan untuk Anak-Anak - Cara Menjaga Kebersihan Pribadi

Ketika datang ke kebersihan untuk anak-anak, itu lebih dalam daripada hanya memastikan bahwa anak Anda terlihat rapi di luar. Kebersihan sebenarnya adalah cara aktif untuk mencegah penyakit. Kebersihan yang tepat sangat penting untuk anak-anak yang bersekolah, karena sebagian besar penyakit anak-anak tertular dari sekolah di mana kuman menyebar lebih cepat daripada api semak. Saat Anda mengajari anak-anak Anda cara membersihkan yang benar pada usia dini, mereka dapat membawa kebiasaan ini seumur hidup. Saat anak Anda tumbuh dan mendekati pubertas, menjadi lebih jelas mengapa mereka harus menjaga kebersihan yang benar. Ini adalah tahap ketika perubahan hormon menyebabkan pelepasan bau tubuh yang kuat serta rambut dan kulit berminyak. Sebagai orang tua, Anda tidak perlu menunggu sampai anak Anda menjadi remaja. Mulailah dengan menggunakan strategi dasar untuk memungkinkan anak Anda untuk selalu sehat dan bersih.

Kebersihan untuk Anak-Anak - Cara Menjaga Kebersihan Pribadi

1. Sering Cuci Tangan

Tangan diketahui menyebarkan kuman lebih dari bagian tubuh manusia lainnya. Penting untuk menekankan pentingnya mencuci tangan. Ini sangat penting bagi anak-anak yang tangannya kotor dan hampir-hampir tidak berpikir untuk mencuci tangan mereka sebelum memasukkan tangan ke dalam toples kue.

Ajari anak-anak Anda untuk mencuci tangan:

  • Sebelum mengambil makanan ringan atau makanan.
  • Sebelum dan sesudah menangani atau menyiapkan makanan.
  • Sebelum menyentuh bayi atau balita.
  • Setelah bermain di luar.
  • Setelah menggunakan toilet.
  • Setelah bermain dengan hewan peliharaan.
  • Setelah menangani sampah.
  • Setelah mengganti atau membersihkan kandang hewan peliharaan.
  • Setelah meniup hidung dan bersin.

Jika Anda tidak mampu membeli pembersih dan kuman, tidak masalah bagi anak-anak Anda untuk mencuci tangan dengan sabun biasa dan air mengalir. Ajari mereka untuk menyabuni tangan mereka, gosok dan bilas selama 15 detik atau lebih. Setelah ini, mereka harus menggunakan handuk bersih untuk mengeringkan tangan.

2. Sikat dan Cuci Rambut Secara teratur

Sebagian besar anak-anak mulai membenci menyikat dan mencuci rambut mereka ketika mereka masih balita. Sementara beberapa anak melampaui tahap ini, beberapa tidak. Ketika rambut disikat setiap hari, ada baiknya menyingkirkan sel kulit mati dan rambut mati. Ini juga ideal karena membantu dalam mendistribusikan minyak dari kulit kepala ke poros rambut.

Penting untuk mengajari anak-anak kebiasaan menyikat rambut setiap hari dan mencucinya setidaknya seminggu sekali. Saat keramas rambut anak itu, gunakan produk-produk ringan yang dibuat untuk anak-anak. Sebagian besar dari produk-produk ini mengandung zat-zat pencegah kusut yang membantu menjaga rambut halus dan mudah diatur. Anak-anak yang banyak berkeringat harus mencuci rambut lebih dari sekali seminggu.

Penting juga untuk memotong dan memotong rambut anak Anda secara teratur, setidaknya setiap empat hingga enam minggu. Ini mencegah ujung rambut bercabang dan membantu pertumbuhan rambut.

3. Menjaga Kesehatan Mulut

Saat ini gigi berlubang menjadi kurang umum daripada beberapa tahun yang lalu. Untuk memastikan gigi anak Anda tetap sehat, Anda perlu menekankan pada menyikat setiap hari. Penting bagi balita dan juga anak kecil untuk belajar menyikat gigi setidaknya sekali sehari.

Pastikan Anda mengajari anak Anda teknik menyikat gigi yang benar, termasuk kebutuhan untuk menyikat lidah. Rutinitas menyikat gigi yang buruk menyebabkan masalah pernapasan umum pada anak-anak.

4. Tetapkan Jadwal Mandi

Banyak anak tidak suka mandi. Kebanyakan dari mereka benci mandi karena berbagai alasan. Alasan paling umum termasuk sensitivitas kulit, rasa takut akan air dan keinginan untuk terus bermain tanpa diganggu saat mandi. Meski begitu, mandi setiap hari sangat penting jika Anda ingin menjauhkan anak Anda dari kuman dan penyakit.

Jika anak Anda membenci waktu mandi, Anda dapat mencoba dan membuatnya menyenangkan untuk mereka. Anda dapat membeli sabun khusus anak, mainan tub dan gunakan waktu itu untuk berbicara dengan anak Anda. Waktu terbaik untuk memandikan anak Anda adalah sebelum tidur dan sebelum sekolah. Ajari anak-anak Anda cara mencuci ketiak, rambut, wajah, tangan, kaki, dan di antara kuku jari kaki. Juga, ajari mereka cara membersihkan bagian luar telinga mereka. Tempatkan penekanan pada membersihkan area genital dan bagian bawahnya.

5. Kaki Cuci Sekali Sehari

Selalu pastikan bahwa anak Anda mencuci kaki dengan baik setidaknya sekali sehari. Penting untuk mengeringkannya dengan hati-hati, terutama di antara jari kaki. Jika anak Anda sering berenang, pastikan ia mengeringkan kaki secara menyeluruh untuk mencegah perkembangan infeksi. Juga, latih anak untuk mengenakan sandal karena berjalan tanpa alas kaki dapat menyebabkan infeksi.

6. Ganti Pakaian Kapan Saja Diperlukan

Bahkan jika anak Anda berada di usia dini, pakaian bisa ternoda dengan sangat mudah dan perlu diganti. Ini terutama penting untuk pakaian dalam yang menumpuk keringat dan noda lainnya. Pastikan anak Anda mengganti pakaian mereka setidaknya dua kali setiap hari, karena Anda tahu bahwa mereka tidak boleh tidur dengan pakaian yang sama yang mereka kenakan sepanjang hari. Jika mereka harus mengenakan seragam sekolah, Anda harus memastikan mereka melepasnya begitu mereka tiba di rumah dan berganti menjadi sesuatu yang bersih.

7. Jadikan Sepatu Kering dan Bersih

Anak Anda menghabiskan sebagian besar waktu mereka dengan berjalan kaki, artinya mereka sering memakai sepatu. Saat sepatu menyerap keringat, sepatu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi bakteri.

Jika anak Anda hanya memiliki sepasang sepatu untuk sekolah, pastikan sepatu itu dilepas begitu mereka tiba di rumah. Ini memungkinkan sepatu mengudara dan mengering sebelum hari berikutnya. Anak Anda harus belajar menjaga sepatu mereka selalu bersih dengan menyikat dan mencuci sepatu secara teratur.

Kebiasaan Kebersihan untuk Anak-Anak - Bagaimana Mengembangkan Kebiasaan Baik

1. Jadikan Anak-Anak Menganggap Kebersihan Baik sebagai Kewajiban

Jika Anda menemukan bahwa anak Anda tahan terhadap kebiasaan higienis yang baik, Anda perlu menekankan pada kebutuhan akan kebersihan. Buat anak mengerti bahwa itu adalah tugas rumah tangga bagi mereka untuk mempraktikkan kebersihan yang baik. Biarkan mereka tahu bahwa akan ada akibat jika mereka tidak proaktif dalam menjaga kebersihan.

2. Jadilah Model Peran

Anak-anak sangat pandai mengambil kebiasaan dari orang tua mereka. Ketika Anda mengatur kecepatan untuk kebersihan yang baik, anak-anak Anda cenderung akan mengikuti. Ciptakan dan pertahankan kebiasaan higienis yang baik dan jadikan anak-anak Anda bagian dari rutinitas untuk menumbuhkan kebiasaan di dalamnya.

3. Cari Nasehat dari Dokter Jika Diperlukan

Jika Anda mengalami masalah dengan membuat anak Anda memahami pentingnya kebersihan yang baik, Anda dapat mencari bantuan profesional dari dokter. Anda dapat meminta dokter untuk membahas masalah kebersihan sebelum janji temu. Mungkin anak Anda akan menganggap kata-kata dokter lebih serius.

4. Jadikan Kebersihan Menyenangkan dan Menyenangkan

Anak-anak cenderung menikmati kebersihan jika mereka bersenang-senang dengannya. Anda dapat menggunakan sampo untuk membuat tayangan di rambut mereka dan menggunakan busa untuk membuat gelembung bagi mereka. Ajari anak-anak Anda untuk menari ketika menyikat gigi. Ini mencegah kebersihan menjadi tugas rutin dan menjadikannya pengalaman yang menyenangkan.

Anda juga dapat membeli peralatan kebersihan yang akan digunakan anak-anak Anda. Hal-hal sederhana seperti pasta gigi dengan rasa, atau sikat gigi dengan karakter kartun, atau bahkan sabun anak dalam bentuk khusus dapat menjadikan waktu kebersihan menjadi sesuatu yang dinanti-nantikan oleh anak-anak Anda.

Tonton videonya: Mari Menjaga Kebersihan Diri (September 2019).